Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2016

seraut malam

Malam Kami Adalah penari penari jemari Yang Melenggokan Mata Pena ini Di Antara deru gemulai hening mu Yang menyuratkan makna kalimah Disela gigil kebekuan mu Malam Kau remangkan semua kata yang berloncatan Dalam bait bait makna kegelapan wajah mu Hingga meradang rangkaian syair yg tergurat Hingga mengerang gema aksara kami dalam pekik kepiluan Malam Biarkanlah kami menguntai dan mengeja aksara dalam keping keping harapan Meski ruh ruh syair kami harus menitikan air mata Memohon dalam kepedihan bait bait doa yg terurai Malam Biarkanlah wajah bahagia cinta mewarnai ungkapan makna kalimah kami Walau jemari kami harus lelah Menggeliat dalam nada irama keindahan

lentera malam

Dalam jiwaku Memerdu Nyanyian Cinta Di Setiap Tarikan Nafas Ketergesaan Rasa Ku Semayamkan Bayang Mu Di Haluan Rinduku Ku Lukis selaksa indah Di Hamparan Kemilau Kasihmu Hingga Menderu Hatiku Memanggil Namamu Engkaulah Pelena Resah jiwaku Berpadan Semilir Angin Kau Hembus Perih Luka Hatiku Engkau Bagaikan Lentera Malam Di Kegelapan langkahku Menerangi Pekat jalanku Menitis dalam Kesejukan Merengkuh Aku yang Tengah Terkapar di Antara Hening by anggunjiwanya

hampa

Kemana Mesti kuterjemahkan sepi ? Sedang kata pun telah demikian heningnya Dimana harus kuterjemahkan rindu ? Sedang syair syair ku pun tlah melolong dalam erangan hampa Rentak jemariku Mengusik sepi Untaian kalimah tergurat Dari balik hening nan Mencekam Agar awan pun tahu Agar angin pun mengerti Agar engkaupun paham Betapa sepi dan rindu ini Tak mampu ku uraikan lagi tanpa bayang dan kasih mu