gEMURUH JIWA BERSAUH HUJAMAN DALAM PADA JANTUNG HATI. KISAHKU. Aku mengawali kisahku dari kerlingan mata nakal. Canda yang ternyata menumbuhkan rasa. Lalu aku terjerat ketidak sengajaan itu hingga sulit melepas diri dari sekatnya, walaupun diingatan sudah tidak lagi sekuntum rindu dan telah tidak mungkin melanjutkan kisah usang nan itu. Namun untuk berlari menjauh, pijakanku selalu saja tak pernah bisa tanggal dari bayangannya. Pernah suatu ketika aku mengalah. Meraih anak-anak tangga harapan sekedar menggapai sisi hatinya lagi. Namun ia telah membatu diam tak bergeming. Bahkan dengan tetesan hujan airmata sekalipun. Pernah pula aku berlari. Melempar kepingan hambar bayangan retak itu ke dalam cukam pendustaan kehendak diri, namun angin selalu saja tak pernah diam menampar daun-daun rindu itu lagi. Aku dilema antara kehendak buntu dan penolakan hasrat. Diantara jeruji hati ku penjarakan mimpi. Lalu tangisannya pecah seumpama malam menguak dari sekepulan rata...
Tulisan tentang gadgets olahraga wisata kuliner.