Memantul dari balik kabut
di seberang sungat besar …
dan angin yang coba tiup kabut itupun,
kucoba halangi dengan tangan
dengan siulan
dengan hardikan
Tapi tak bisa !
Karna bayang itu
yang kukira bayangmu
ternyata tak lebih daripada siluet pepohonan
di seberang sungai
didepan bulan
ditepian sungai besar
Sesaat kemudian bayangmu pun akhirnya,
sirna …
hilang tak berbekas
hingga ku hanya sanggup ucapkan
sampai jumpa dipintu surga ….
