Yandi Piliang 5 Juni pukul 6:37 · DEK, BOLEHKAH AKU SEDIKIT MENDEKAT? Ada yang ingin ku bisikkan ditelinga mungilmu tentang pagi. Tentang kumbang-kumbang dan embun berebut manja menjuntai dipelapah bunganya itu. Kau lihatlah mataku! Sedikiitt...saja. Atau, bahkan dari sekerling sipu-sipu malu lentik bulu mata itu. Aku rindu dek, aku rindu. Aku rindu mencumbu mata indah itu dengan kerlingan tatap ke laki-lakian ku, hingga gundah tak lagi rusuh tapi damai selepas badai. Tanganmu... .ah! Aku tak tahu betapa sepertinya bahasa pun tak kan mampu menjabarkan. Bulu halus itu, bagaikan barisan semut di dinding kamar kala pecahan gula-gula jatuh dilantainya. Dan... Dan tanganmu tak mampu ku lukiskan dengan kata-kata, dek. Putih itu magnet bagi sepasang asa dua bola mata ini. Menjalari setiap lapisannya yang tak bergerigi. Oh ya, aku memang tak mahir meracik aksara menjadi minuman kesukaanmu. Aku tahu bila aku tak pandai merangkai rayuan seperti kekasih mu nan telah lalu kemudian me...
Tulisan tentang gadgets olahraga wisata kuliner.