Skip to main content

Hukum oral seks dalam islam menurut ustadz taufiqurahman begini penjelasanya

 

Keyakinan agama dapat meredam atau mendukung "kebutuhan pemula" dan preferensi seksual Anda. Beberapa orang mengatakan, bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa seks,

 sementara yang lain bersumpah bahwa melakukan hubungan seksual adalah satu-satunya cara untuk menjalani kehidupan yang murni. Syekh `Abd al-Wahhâb al-Turayrî mengutip Nabi yang mengatakan, bahwa penetrasi vagina dapat terjadi dari depan atau belakang selama seks anal dan seks selama menstruasi dihindari.

   "...berhubungan seks dengan istrinya sebelum foreplay". Menunjukkan bahwa Islam tidak menentang rangsangan sebelum keintiman, dan meskipun penetrasi anal dianggap melanggar hukum,

 mazhab Hanbali (salah satu dari lima doktrin Islam) menyatakan bahwa membelai anus diperbolehkan untuk tujuan foreplay selama penetrasi tidak terjadi.  Hubungan Intim Photo : U-Report Apa Artinya Oral Seks? Syekh `Abd al-Wahhâb al-Turairî mengatakan bahwa Nabi tidak menentang seks oral karena ia tidak menyebutkannya. Segala sesuatu yang tidak jelas ditentang atau diharamkan oleh Nabi adalah diperbolehkan.  Doktrin Syafi'i dan Hanbali menganggap sperma itu suci tetapi menyatakan bahwa menelan cairan itu haram.

Jika cairan tubuh tidak tertelan maka oral seks tidak berbeda dengan mencium berbagai bagian tubuh yang diperbolehkan bagi umat Islam. Tetapi pasangan mungkin tidak menikmatinya sedemikian rupa sehingga oral menggantikan hubungan seksual yang normal. Pengikut Islam Hanbali mengatakan, bahwa meskipun pasangan Muslim tidak menelan cairan mani, mereka yang berpartisipasi dalam seks oral harus selalu berkumur setelah tindakan sebagai bagian dari pemurnian Islam. Pandangan Anak Muda tentang Oral Seks Pada channel Youtube VDVC Religi, ada sejumlah anak muda yang diberikan pandangannya mengenai oral seks.

 Saat pertanyaan dilontarkan kepada para anak muda mengenai apa yang mereka ketahui tentang oral seks, secara tidak sadar mereka kaget atas pertanyaan yang dilontarkan. Bahkan ada yang bingung menjelaskan mengenai oral seks. Namun ada  anak muda yang menjawab pengertian oral seks yaitu memasukan alat kelamin ke dalam mulut.  Ketika pertanyaan selanjutnya ditanyakan kepada anak-anak muda apa mereka pernah melakukan oral seks. Sebagian besar mereka pernah menjawab sudah pernah melakukannya.  Sontak saja, hal itu membuat Ustadz Taufiqurrahman tertawa melihat respons dari para anak muda tersebut dan mengatakan. "Giliran bahas ginian aja pada jago," kata beliau. Hukum Oral Seks Untuk mereka yang sudah menikah pasangan halal suami istri,

 Ustaz Taufiqurrahman mengatakan bahwa: "Memang secara jumhur ulama mengatakan bahwa oral seks itu diperbolehkan, walaupun makruh karena tidak bagus untuk kesehatan." Nash Qurannya kata Ustadz Taufiqurrahman terdapat pada Surat Al Baqarah, Ayat 222 dan 223  222. Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “Itu adalah sesuatu yang kotor.” Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci,

 campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri. 223. Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dan dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman. Ustaz Taufiqurrahman mengatakan, teruntuk yang sudah halal di saat bersetubuh, kemudian melakukan oral seks

 secara hukum dikatakan boleh. Namun, beliau menambahkan: "Di mana yang namanya mulut untuk kebersihan khawatir ada wadzi, madi yang bisa masuk ke dalam mulut yang tidak baik untuk kesehatan dan itu hukumnnya makruh." 

SUMBER BERITA VIVA.CO.ID https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1485300-hukum-oral-seks-dalam-islam-menurut-ustaz-taufiqurrahman

Comments

Popular posts from this blog

Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth?

 Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth? Rachmatunnisa - detikInet Monday, 03 Feb 2025 20:02 WIB Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Photo: Godzilla - 2014 (doc. imdb.) Jakarta- During the 3.5 billion years of life on Earth, the most gigantic creature created on this planet and surviving until now is the blue whale. Weighing 150 tons and 30 meters long, the blue whale is truly a giant creature. Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Maximum Cell Growth Size From small things, big things grow, including single cells of living things. For your information, most self-replicating cells throughout the biosphere can only be seen with the aid of a microscope. The maximum growth size of a single cell involves various reasons, and all of them are based on principles embedded in chemistry and geometry. For example, the ratio of an object'...

Daftar harga HP Samsung galaxay a14 murah meriah 2024

  Daftar Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru Maret 2024 dan Spesifikasi 3.3 Semua   6/128GB RAM 6 GB, Resolusi Kamera 50 MP, Ukuran Layar 6.6 inch, Kapasitas Baterai 5000 mAh Lihat selengkapnya > Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru RAM 6GB ROM 128GB Rp 2.035.755

5. Reasons for the rejection of the TNI Bill

 Based on Tempo's monitoring, students who took part in the demonstration had to retreat towards Senayan Park. The police officers who walked carried tactical shields and batons. There were also police officers using two-wheeled vehicles carrying tear gas launchers. The police flanked two roads, first from the direction of Senayan Park, then from the direction of the Petamburan flyover. The students finally split into various directions such as Senayan Park, the flyover towards Semanggi and the S. Parman toll road. Tempo also monitored that several students were arrested by the police. The officers who used two-wheeled vehicles chased the protesters. Two motorbikes belonging to the demonstrators were forced to be abandoned by them so as not to be caught by the police. 5. Reasons for the rejection of the TNI Bill The ratification of the TNI Bill was rejected, one of which was from the Indonesian Caucus for Academic Freedom (KIKA). In an online press conference titled “Legislative Cr...