Skip to main content

Ikatan cinta 29 juli 2022 bikin kaget!mirna buntuti siska dan pergoki sedang bertemu ricky,andin upayakan ini di ikatan cinta

 


Prediksi sinetron Ikatan Cinta 29 Juli 2022, kemungkinan menceritakan adegan Mirna yang berhasil membuntuti Siska.

Mirna berhasil mengantongi latar belakang Siska yang ternyata memiliki rekan jejak tercela.

Di episode sebelumnya, Kiki tiba-tiba menangis mendatangi Mirna yang masih nongkrong di luar gerbang Pondok Pelita.


Kiki diantar oleh Uya dan Boim. Melihat Kiki menangis, Mirna langsung memarahi Uya yang diketahui selalu berusaha mencuri hati Kiki.

Uya pun menolak tudingan Mirna. Uya bilang kalau dirinya hanya mengantar Kiki untuk bertemu dengan Mirna.

Kemudian Kiki pun bilang kalau ia merasa bersedih karena akan ada sosok pengasuh baru buat Reyna.

Saat ini Mama Rosa dan Andin sedang melakukan sesi wawancara untuk calon pengasuh Reyna.

Mirna berusaha menenangkan Kiki yang terllihat bersedih. Mirna bilang kalau ia tak akan ke mana-mana dan masih tetap berada di luar gerbang Pondok Pelita untuk melakukan penjagaan.

Di adegan lain, diperlihatkan Mama Rosa sedang melakukan wawancara terhadap dua pengasuh yang kemungkinan akan menjadi pengasuh baru Reyna.

Reyna tiba-tiba datang dan bertanya apa maksudnya dengan semua itu. Reyna mengaku tak mau memiliki pengasuh baru. Reyna hanya ingin tetap diasuh oleh suster Mirna alias Encus.

Reyna menangis di dekat Mama Rosa. Andin tiba-tiba datang dan berusaha menenangkan putrinya.

Reyna bertanya kepada Andin apakah Mirna akan segera kembali. Andin terdiam.

Reyna bilang kenapa ia selalu dibohongi. Apakah karena Reyna masih kecil dan tidak boleh tahu urusan orang gede.

Andin makin tak karuan melihat air mata Reyna meleleh membasahi pipinya.

Alhasil, suster Siska dipersilahkan melakukan pendekatan kepada Reyna. Putri angkat Aldebaran itu masih bersedih.

Siska bertanya apa kesukaan Reyna kepada Mama Rosa dan Andin. Mama Rosa menjawab kalau Reyna suka melukis menggunakan cat air

Siska pun mulai melakukan aksinya dengan melakukan pendekatan kepada Reyna menggunakan media cat air.

Siska mencoretkan kuas lantas mengaiskannya di telapak tangan. Setelah telapak tangan Siska dilumuri cat air, ia pun menempelkannya ke permukaan kertas.

Meski sedang bersedih, Reyna terbukti cukup kepincut untuk mengomentari apa yang dilakukan Siska.

Mama Rosa yang melihat hal itu bilang dalam hati pendekatan Siska cukup berjalan lancar.


Di sisi lain, Mirna menganggap kesempatannya untuk bisa balik ke Pondok Pelita semakin tipis.

Mirna pun berupaya untuk menyelidiki latar belakang Siska. Mirna khawatir calon pengasuh Reyna itu memiliki rekam jejak miring.

Lantas bagaimana cerita selanjutnya. Kemungkinan Mirna akan mulai beraksi dengan mengikuti Siska.

Rupanya, Siska memang berasal dari keluarga yang kacau. Siska pun bisa dibilang cukup membahayakan bagi Reyna.

Pasalnya, Mirna mengetahui kalau Siska merupakan orang suruhan Ricky yang selama ini mengincar penghuni Pondok Pelita.

Mirna pun merekam gerak-gerik Siska saat bertemu dengan Ricky dan membicarakan sesuatu.

Mirna pun melihat Siska diberi Ricky sepucuk amplop berisi uang. Mirna tampak emosi dan hendak menghajar Ricky dan Siska.

Namun ia mengurungkan niatnya, karena kalau Mirna melajur amarahnya maka yang terjadi bisa menjadi kacau.

Mirna pun meminta untuk bertemu dengan Andin. Namun, semula Andin tak mau lagi melihat wajah Mirna.

Mirna bilang kalau ia memiliki informasi penting terkait calon pengasuh Reyna, yakni suster Siska. Andin pun mau bertemu dengan Mirna.



Selanjutnya, Mirna menceritakan semua temuannya kepada Andin. Awalnya, Andin tak mempercayai apa yang dibilang Mirna. Namun, Mirna berhasil meyakinkan Andin setelah memperlihatkan rekaman video pertemuan Siska dan Ricky.

Andin pun mulai bersiasat dan tak langsung menolak Siska. Andin memilih untuk meladeni permainan Ricky yang ia duga memang bersekongkol dengan Elsa.

Penasaran dengan cerita selanjutnya, selengkapnya saksikan sinetron Ikatan Cinta malam ini di RCTI.

Sinetron Ikatan Cinta kembali tayang malam ini di RCTI mulai pukul 20.00 WIB, jika tidak ada perubahan jam tayang.

Comments

Popular posts from this blog

Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth?

 Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth? Rachmatunnisa - detikInet Monday, 03 Feb 2025 20:02 WIB Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Photo: Godzilla - 2014 (doc. imdb.) Jakarta- During the 3.5 billion years of life on Earth, the most gigantic creature created on this planet and surviving until now is the blue whale. Weighing 150 tons and 30 meters long, the blue whale is truly a giant creature. Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Maximum Cell Growth Size From small things, big things grow, including single cells of living things. For your information, most self-replicating cells throughout the biosphere can only be seen with the aid of a microscope. The maximum growth size of a single cell involves various reasons, and all of them are based on principles embedded in chemistry and geometry. For example, the ratio of an object'...

Daftar harga HP Samsung galaxay a14 murah meriah 2024

  Daftar Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru Maret 2024 dan Spesifikasi 3.3 Semua   6/128GB RAM 6 GB, Resolusi Kamera 50 MP, Ukuran Layar 6.6 inch, Kapasitas Baterai 5000 mAh Lihat selengkapnya > Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru RAM 6GB ROM 128GB Rp 2.035.755

5. Reasons for the rejection of the TNI Bill

 Based on Tempo's monitoring, students who took part in the demonstration had to retreat towards Senayan Park. The police officers who walked carried tactical shields and batons. There were also police officers using two-wheeled vehicles carrying tear gas launchers. The police flanked two roads, first from the direction of Senayan Park, then from the direction of the Petamburan flyover. The students finally split into various directions such as Senayan Park, the flyover towards Semanggi and the S. Parman toll road. Tempo also monitored that several students were arrested by the police. The officers who used two-wheeled vehicles chased the protesters. Two motorbikes belonging to the demonstrators were forced to be abandoned by them so as not to be caught by the police. 5. Reasons for the rejection of the TNI Bill The ratification of the TNI Bill was rejected, one of which was from the Indonesian Caucus for Academic Freedom (KIKA). In an online press conference titled “Legislative Cr...