Skip to main content

Sinopsis ikatan cinta hari ini kamis 8 desember 2022 benci dengan andin dan al elsa membelit ke orang lain

 

Sinopsis sinetron Ikatan Cinta RCTI hari ini, Kamis, 8 Desember pukul 19:15 WIB mengenai Elsa yang membelot ke Abimana karena membenci Al dan Andin.
 Simak sinopsis terbaru Ikatan Cinta di RCTI malam ini, Kamis, 8 Desember pukul 19:15 WIB mengenai Elsa yang membelot ke kubu Abimana karena Al dan Andin yang menutup info tentang penyakit Mama Sarah.

Sinetron Ikatan Cinta RCTI akan kembali hadir malam ini, Kamis, 8 Desember 2022 pada jam tayang biasa pukul 19:15 WIB.

Sinetron Ikatan Cinta akan kembali menghadirkan konflik di pernikahan Andin dan Aldebaran yang datang silih berganti.

Sinetron Ikatan Cinta episode terbaru akan kembali menceritakan mengenai kondisi Mama Sarah yang sudah membaik setelah dibawa ke rumah sakit.

Meski begitu, Elsa masih membenci Al dan Andin karena menyimpan rahasia mengenai penyakit Mama Sarah yang sebenarnya.

Di tempat lain, Rendy dan Jessica yang mengetahui kondisi Mama Sarah juga langsung menuju rumah sakit untuk menjenguk ibu Andin tersebut.

Diprediksi, akan timbul konflik baru yang akan menghubungkan Al dan Andin dengan Elsa yang semakin dekat dengan Abimana.

Sebelum beranjak ke sinopsis episode terbaru Ikatan Cinta, berikut adalah sinopsis jalan cerita hingga sejauh ini:

Dalam episode Ikatan Cinta sebelumnya, Elsa baru saja pulang ke rumah setelah melabrak Al dan Andin di Pondok Pelita.

Hal tersebut dilakukan setelah Elsa kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai penyakit yang diderita oleh Mama Sarah.

Baik Papa Surya, Andin, hingga Al enggan untuk memberitahu mengenai info tersebut, padahal Mama Sarah berada dalam kondisi yang memburuk.

Sesampainya di rumah, Elsa lalu mengurung diri di kamar karena merasa dianaktirikan oleh Papa Surya dan Mama Sarah.

Elsa merasa bahwa selalu ada yang ditutup-tutupi oleh Papa Surya dan Mama Sarah, sehingga membuatnya merasa benci dengan Andin.

Tiba-tiba, Elsa dikejutkan dengan Mama Sarah yang pingsan sambil memegang perutnya. Elsa lalu memanggil Papa Surya dan bergegas menuju rumah sakit dengan mobil ambulans.

Al dan Andin yang mengetahui kabar Mama Sarah dirawat di IGD kemudian pergi ke rumah sakit, meninggalkan Reyna dan Askara dalam titipan Mama Rosa.

Di sana, Al dan Andin dicecar habis oleh Elsa yang sudah terlanjur marah. Elsa menyalahkan kondisi Mama Sarah yang memburuk karena Al dan Andin yang berbohong
Andin yang sudah terlanjur sedih tidak bisa membantah omongan Elsa. Andin merasa dia seharusnya berperan sebagai kakak dan memberitahu penyakit Mama Sarah secepat mungkin.

Elsa akhirnya mengetahui penyakit yang sebenarnya saat dokter memberitahu pihak keluarga kalau Mama Sarah harus segera mendapat donor organ hati.

Dalam episode Ikatan Cinta malam ini, diprediksi Elsa akan menjaga Mama Sarah yang sudah sadarkan diri di rumah sakit.

Abimana kemudian menelepon untuk memberitahu Elsa kalau dia akan menjenguk Mama Sarah di rumah sakit sesegera mungkin.

Mendengar percakapan Abimana dan Elsa, Andin curiga dengan hubungan mereka yang semakin dekat satu sama lain.

Andin juga curiga karena Abimana langsung cepat mengetahui penyakit Mama Sarah dan lokasi rumah sakit yang didatangi oleh Elsa.


Andin merasa kalau Abimana terlalu mencurigakan karena bisa mengetahui dengan cepat keadaan yang terjadi di Keluarga Aldebaran.

Meski begitu, Elsa tidak menggubris perkataan Andin. Elsa malah mendukung Abimana yang sudah berniat untuk membantunya, alih-alih Andin yang  justru menutup info mengenai penyakit Mama Sarah.


Kemungkinan besar, Elsa akan semakin dekat dengan Abimana, karena Elsa merasa bahwa hanya dia yang peduli sementara Papa Surya dan Andin justru menjauhinya.

Ditambah lagi, Abimana selalu mendukung keputusan yang diambil Elsa yang sering kali berbeda dengan kemauan Mama Sarah dan Papa Surya.

Hal tersebut tentu membuat Elsa akan mudah membocorkan rahasia internal Keluarga Aldebaran pada Abimana yang berniat untuk balas dendam.


Tindakan Elsa sesuai dengan kemauan Abimana untuk menghancurkan apa yang Al miliki mulai dari perusahaan Maharatu dan keluarga berharga miliknya.

Kemungkinan besar, Elsa akan berpihak ke kubu Abimana 

Comments

Popular posts from this blog

Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth?

 Could Giant Animals Like Godzilla Ever Exist on Earth? Rachmatunnisa - detikInet Monday, 03 Feb 2025 20:02 WIB Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Photo: Godzilla - 2014 (doc. imdb.) Jakarta- During the 3.5 billion years of life on Earth, the most gigantic creature created on this planet and surviving until now is the blue whale. Weighing 150 tons and 30 meters long, the blue whale is truly a giant creature. Has an animal as big as a mountain like Godzilla ever lived on Earth? Even dinosaurs were outclassed by it. Maximum Cell Growth Size From small things, big things grow, including single cells of living things. For your information, most self-replicating cells throughout the biosphere can only be seen with the aid of a microscope. The maximum growth size of a single cell involves various reasons, and all of them are based on principles embedded in chemistry and geometry. For example, the ratio of an object'...

Daftar harga HP Samsung galaxay a14 murah meriah 2024

  Daftar Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru Maret 2024 dan Spesifikasi 3.3 Semua   6/128GB RAM 6 GB, Resolusi Kamera 50 MP, Ukuran Layar 6.6 inch, Kapasitas Baterai 5000 mAh Lihat selengkapnya > Harga Samsung Galaxy A14 5G Terbaru RAM 6GB ROM 128GB Rp 2.035.755

5. Reasons for the rejection of the TNI Bill

 Based on Tempo's monitoring, students who took part in the demonstration had to retreat towards Senayan Park. The police officers who walked carried tactical shields and batons. There were also police officers using two-wheeled vehicles carrying tear gas launchers. The police flanked two roads, first from the direction of Senayan Park, then from the direction of the Petamburan flyover. The students finally split into various directions such as Senayan Park, the flyover towards Semanggi and the S. Parman toll road. Tempo also monitored that several students were arrested by the police. The officers who used two-wheeled vehicles chased the protesters. Two motorbikes belonging to the demonstrators were forced to be abandoned by them so as not to be caught by the police. 5. Reasons for the rejection of the TNI Bill The ratification of the TNI Bill was rejected, one of which was from the Indonesian Caucus for Academic Freedom (KIKA). In an online press conference titled “Legislative Cr...