DI SAAT NAFAS AKAN BERAKHIR, MAKA TERSADARLAH DIRI YANG ANGKUH BAK SEUMPAMA FIR'AUN ITU. MAN ANA. Tiba-tiba saja Kita merasakan sakit. Satu-satunya jalan adalah ke Rumah Sakit. Lalu ditangani oleh yang ahlinya. Ternyata Kesembuhan tidak semudah datangnya Sakit. Untuk sembuh Kita butuh waktu, butuh istirahat, butuk ketenangan. Satu hari, dua hari. Sebulan dan kemudian mungkin ber bulan-bulan. Lalu Sanak Saudara mulai menjenguk. Senyuman adalah hal yang wajib, karena upaya dokter adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kesembuhan tersebut. Ada sebab, ada akibat. Ada aksi kemudian ada reaksi. Dokter tidak menyembuhkan melainkan berusaha. Obat juga bukan penyembuh melainkan upaya. Ternyata setelah sekian waktu, tidak terasa telah mulai berjumlah tahunan, bukan bulanan tapi waktu yang telah cukup lama. Kata Dokter, ini sudah stadium akhir. Dan tiba-tiba asa mulai leleh dan mencair mengalir melalui mata. Kita menangis, kita bersedih dan mulai hilang pedoman. Pada saat itu kesadaran mu...