Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2016

Nasehat diri

Nasehat  diri Mencintailah secukupnya saja ♡ Karena semua yang ada dalam genggaman kita ~ pada ahirnya akan pergi juga . Segala yang kita sayang pada ahirnya akan hilang ♥ Entah itu karena diambil Tuhan atau diambil orang . Belajarlah untuk memaknai segalanya dengan rasa syukur . Jangan terlalu digenggam erat agar tidak berkarat ♡♥ Jangan terlalu diberi bebas agar tidak lepas Cukup dijaga dan di peluk baik-baik ....... ~ Sampai pada saatnya nanti titipan itu pergi Entah itu karena diambil Tuhan atau diambil orang .

smile is

smile is has always been the strength of your new every second of your life which held its speed deserted. ............ when powermu fizzle, with tangisanpun reluctant eyes have glazed. ......... Trust an expectation will never be in vain, The only doubt is still reaping the counter. And you refuse to describe so as not to scattered ...... shine

advice yourself

advice yourself just enough love ♡ Because all that is within our grasp ~ on ahirnya will go well. Everything we love in ahirnya will disappear ♥ Whether it's because God is taken or taken. Learn to interpret everything with gratitude. Do not be too gripped tightly in order not rusty ♡ ♥ Do not get too was given free to not loose Quite maintained and in good hug ....... ~ Until the time comes deposit it go Whether it's because God is taken or taken.

KEMANAPUN BERDUA TAPI TAK JADIAN

Kita jalan berdua bergandengan tangan tapi tak jadian kita nonton berduaan dan makan malam tetep tak jadian ini nasib yang mengenaskan harus terjadi lagi bukan mau su'udzon tapi orang bilang itu friendzone malam telpon-telpon hingga pagi datang tetep tak jadian sudah banyak perhatian, juga kesempatan masih tak jadian tidakkah cukup yang engkau lihat pertemanan ini sungguh berat tidakkah indah bila kita bersama tapi tidak di mimpi saja tidakkah cukup yang engkau lihat pertemanan ini sungguh berat tidakkah indah bila kita bersama tapi tidak di mimpi saja, pinginnya yang beneran aja ini nasib yang mengenaskan harus terjadi lagi bukan mau su'udzon tapi orang bilang itu friendzone

Ingatlah wahai hati kita bukanlah satu - satunya manusia dengan segudang masalah

Ada air mata dibalik senyuman Ada kasih sayang dibalik amarah Ada pengorbanan disetiap ketidakpedulian Ada harapan dibalik kesakitan Ada kekecewaan disetiap derai tawa Ingatlah wahai hati kita bukanlah satu - satunya manusia dengan segudang masalah TERSENYUMLAH ☺ karena senyum mampu membasuh semua luka MAAFKANLAH 👏 karena maaf mampu menyembuhkan rasa sakit

angksa tanpa pesan

merengkuh semakin dalam Berselimut debu waktu ku menanti cemas Kau datang dengan sederhana Satu bintang di langit kelam Sinarmu rimba pesona Dan ku tahu tlah tersesat Kukejar kau takkan bertepi Menggapaimu Tak akan bersambut Sendiri membendung rasa ini Sementara kau membeku Khayalku terbuai jauh Pelita kecilmu mengalir pelan Dan aku terbenam Redup kilaumu tak mengarah Jadilah diriku selatan Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti Dee Lestari

arti kamu dalam hidupku

ARTI KAMU DALAM HIDUPKU Aku tidak pernah tau berapa banyak sesungguhnya jumlah bintang yang menghiasi langit.. Hingga terangnya masih belum mampu mengalahkan satu matahari pagi.. Aku tidak pernah mampu menghitung berapa banyaknya tetes hujan yang jatuh tapi hal itu tidak mampu menghapus harapanku melihat tujuh warna pelangi setelah hujan itu berhenti.. Aku tidak pernah tahu... Bagaimana mungkin satu hati yang kamu miliki mampu menciptakan jutaan tawa dalam hidupku.. Sekaligus menghentikan jutaan tangis dan menghapus rapuhku.. Dan bagiku, satu kali kehilanganmu mampu meninggalkan bekas luka yang tidak akan hilang seumur hidupku.. Jika malam ini bintang tidak lagi bersinar buatku atau esok pagi nafas ini tidak lagi mampu kuhembus tapi aku tahu, hati ini punya ruang abadi yang akan selalu menyimpannya.. Bintang, Matahari, Hujan dan Pelangi cuma sekedar hiasan langit dibanding arti kamu dalam hidupku..

SETAJAM PEDANG MENJAMAH LIDAH

SETAJAM PEDANG MENJAMAH LIDAH Tajam lidah tak seindah wajah ludah merajam jiwa, kata jadi senjata pejam mata terkurung kelam wanitaku tak lagi berpayung emas rembulan hilang ditelan denawa gerhana di tubuhnya.. Setajam pedang menjamah lidah mencacah gugusan bual sial, pecah begitu miris terlempar jadi tangis di lembah-lembah takdir yang anyir, mata kanak-kanak menggelinding lupa buah matang menanti panen dan kehidupan ingin dikupas dengan sangkur tajamnya indera sebab disana, mutiara lebih indah dari caci di antara syukur yang akur membuka remang dada-dada timpang di ladang jiwa rembulan tertanam.. Gaduh setengah kehendak kaki menginjak bumi begitu basi berlendir puisi, sajak-sajak tak enak selaksa bulan kehilangan warna.. Langit remang sudut pandang hitam kelabu otak tak berpijak, lelucon cengoh menatap pingsan, mati puisi tak mampu bersetubuh, hampa kayu lapuk rapuhpun tak jadi jiwa-jiwa kukata adalah arca bisu, kaku, cermin kau tatap retak di matamu tuna..

di pojok lampu merah

DI POJOK LAMPU MERAH Gerilya peluh menjamah usungan tandu beras.. butiran asa menanti esok, tanak ditempatnya.. Lampu merah tegal lega, tempat menggantung mimpi.. dibakar bulatan karang tekadmu tak resah, dihadang lelah memanggul matahari di tiga sisi.. Aku tahu.., bukan iba maksudmu.. atas tetabuhan genderang siang.. memecah terik, bersaing lengking pipa berasap.. Menghilang diterpa deru angin dan mesin, lamban suaramu kembali.. Hentak kakimu panas melindas jalanan aspal tanpa alas.. saat kau semat mimpi yang tak pernah berjanji.. Diantara lalu lalang kotak kotak besi, menawar kepingan logam dalam jinjingan.. memenuhi takdir, mengharap esok kembali.. Dalam gemericik gemericik bulatan lempeng, mengharap sembulan angan selembar kertas.. serupa panen jamur tiram dikantong plastik tak bertuan.. Wujudkan mimpi menggantung, dilampu merah tegal lega bandung..

jatuh cinta lagi

JATUH CINTA LAGI Hari terus merantai hari mengikat minggu menjadi bulan kuat menendang satu tahun dan tangkas menyeret tahun berikutnya lagi.. Sekejap saja, aku telah terlempar ke usia senja tak berdaya diriku, hanya mampu berharap suatu hari menutup mata dengan tenang tapi semenjak kau hadir.. Harap-harap kecil diam-diam bersarang dipikiranku membangun sebuah mimpi sayap-sayap kecil terus tumbuh dihatiku yang renta begitu ringan membawaku terbang jauh.. Begitu bebas, begitu lepas tanpa nyeri di otot-ototku yang kaku memory otakku seakan tak berbatas mengisi senyummu.. Tatapanmu mempercepat denyut-denyut di jantungku yang telah lama melemah selalu kamu dan kamu yang mengisi hati dan fikirku.. Apapun, dimanapun, dimanapun selalu hanya kamu apakah yang terjadi padaku ??? malu-malu hatiku mengaku mungkinkah aku telah jatuh cinta lagi ???

dalam diamku

DALAM DIAM Untuk yang kesekian kalinya kau buat kebekuan yang nyata Diam seperti malam diantara sisa hujan Di sela bau tanah dan desah lirih angin di sisi malam Namun tetap ini adalah buluh kerinduan Kerinduan sebuah penantian Penantian bulir-bulir embun yang mengeras Bulir-bulir embun yang biaskan dingin diantara kesendirian Aku termenung dalam rindu Seperti pungguk di bias bulan sepasi Merindu tanpa batas yang bertepi Bertepi pada muara gemercik air Lalu akankah ini menjadi nyata??? Jika asa selalu kau buang dengan bias pendar kelabu Dan mata ini nanar untuk melihat Melihat ketakutan akan kesunyian Kesunyian yang terlahir dalam diam,, Ya dalam diam dan kaupun diam Diam dalam batas pandang yang tak mungkin bisa di raih Karena merpati ini telah lepas bersama kepak sayapnya Pada sangkar yang mungkin bahagia.. Dan aku hanya bisa menatap tanpa bisa menyentuh Karena jemari ini telah rapuh untuk menyentuhmu Inilah selaksa puisi untuk rinduku padamu Rindu pada bagian yang tak pernah di me...