Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2018

TANAH ASAL, NEGRI PARA RAJA RAJA.

TANAH ASAL, NEGRI PARA RAJA RAJA. Siang ini masih the same just like before. Tidak ada yang istimewa untuk diceritakan selain 'Waiting without doing a thing at all' artinya masih Spend out My Time just like that. And flowing no meaning inside till the day had come. Hanya saja...disini ada banyak sekali Obat Cuci Mata yang cukup menghibur meskipun 'Can See it, can't enjoy it'. But, it's okay because barangkali God asking Me to enjoy the time. Full of restless and manjakan diri  dengan secangkir kopi full of variety. Ada 'Mirna Coffee(Vietnam Coffee). Latte and something bad. Expresso Coffee...wuw... it's so tasty and makes my tongue 'Kepleset' Man! Haha... ternyata Negeri Para Raja-raja ini fullfill of Pretty Woman. Tinggi Langsing(bukan dada rata), White Skin(Almost White) dengan Rambut Lurus Hitam menjulai. Wow....it's so exciting lah pokoknya, sampai-sampai forgetting of my village. Dan ternyata semua harus mendobrak schedule ...

BAPAK BENAR, BAHWA KEBANGGAAN ITU HARUS DICIPTAKAN.

BAPAK BENAR, BAHWA KEBANGGAAN ITU HARUS DICIPTAKAN. "Dan...laki-laki tidak diciptakan untuk menangis." Itu Kata Bapak suatu hari kepadaku. "Mereka dirancang untuk tangguh seperti besi dan kuat seperti baja. Sekali terjatuh ialah pelajaran untuk tidak lagi terjatuh dengan cara yang sama. Dan jatuh mengajarkan ke hati-hatian hingga kemudian berlari sekencang mungkin lalu menaklukkan dunia. Laki-laki itu...Si Nakal yang Paling Bandel. Seribu luka adalah kebanggan dan bukan sebagai sebab bagi penumbuh jera." Aku mengaminkan itu semua hingga tidak beda antara luka dan kemolekan alamiah. Namun aku masih saja berlari dan berlari hingga mimpi itu nyata di genggaman. Setelah itu...Bapak benar, bahwa kebanggaan it harus diciptakan. Let's fight for a better dream we had inside the shell we hide our soul within

TAK HENDAK MEMETIK SANJUNGAN, AKU HANYALAH KEBERANIAN YANG TEGAR DEMI KEBENARAN.

TUNAIKANLAH TUGASMU. WAHAI DIRI,MESKIPUN BINTANG MAMPU ENGKAU RAIH,INGATLAH TANAH PIJAKANMU YANG SLALU MENANTI DAN KAU PASTI KEMBALI. UNTUK ITU, JAGA SIKAPMU! JAGA LISANMU, JAGA LAKU. KAMU TIADA DIBIARKAN BERSEKEHENDAKMU, ENGKAU DIAWASI, DIEMBANKAN TUGAS DAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN. MAKA TUNAIKANLAH TUGASMU DAN PETIKLAH BINTANG SEBANYAK YANG ENGKAU MAU,SEBAGAI HIASAN DITATAPMU, MENJELANG ENGKAU TERTIDUR LELAP SELAMANYA. JADILAH ARIF BUKAN NA'IF, BIJAK BUKAN TAMAK, PATUH BUKAN ANGKUH, BERWELAS ASIH LAH AGAR NYA SAYANG. SELAMAT PAGI. Tak hendak meraup pujian, aku hanya menyuarakan suara yang tak sempat menggema lantang. Meneriakkan kebenaran dari balik tirani. Mewakili yang tak sempat terwakilkan. Mendampingi yang terlupakan. Suara ku ialah teriakan jerit nurani. Bahasa kesucian hati-hati terlindas ke kejaman takdir. Tak hendak memetik sanjungan, aku hanyalah keberanian yang tegar demi kebenaran.  Tak berpijakan, tak bersandaran. Namun ada karena kebenar...

AKU MEMAAFKAN MU BUKAN BERARTI AKU MENGAMPUNI APA YANG TELAH KAU LAKUKAN ATAS DIRIKU.

AKU MEMAAFKAN MU BUKAN BERARTI AKU MENGAMPUNI APA YANG TELAH KAU LAKUKAN ATAS DIRIKU. Terpuruk diantara daun kering patah diantara ranting nan rapuh, pilu luka ku belum lah kering mengapa kau gores ulang ditempat sayatan yang sama.? Adakah kau tahu? Menerima suatu kekurangan adalah khodrat,dan suatu kelebihan meminta suatu keikhlasan adalah anugrah suatu pemberian. Belum layu bunga cinta yang ku siram terinjak-injak lagi oleh jejak keangkuhan, keegoisan hatimu yang ingin diperhatikan bukanlah tabiat tuk menjadi suatu keistimewaan. Engkau tak menyukai apa itu harumnya dusta ? Tapi engkau selalu menyuguhkan ku dengan manisnya gula tak setia ! jika saja kau menyadari aku berjuang atasmu selama ini dengan darah ditubuh,bukan lagi keringat yang membasah diri,andai saja kau sedikit mau menyadari dan tidak menutup hatimu yang bagai batu hitam itu? Namun, ku selalu menerima angkuhmu,aku selalu tersenyum didepanmu walau hati sangat teriris sembilu dustamu, asalkan engkau merasa bah...