Sayang … disaat ini aku terbangun dari mimpi Disaat mentari bahkan belum muncul dari ufuk timur Disaat cahayanya belum terang dan membelah cakrawala Disaat aku masih merasa kedinginan didekapan guling dan selimut tua Sayang … disaat ini aku terbangun dari tidurku Diantara sadar dan tidak aku membayangkan dirimu Membekap erat tubuh hinaku; mencium mesra bibir keringku Mengusap lembut kulit kasarku Sayang … disaat ini aku terbangun dari asaku Antara merindukan dirimu dan mentari aku termangu Antara menginginkan hangatnya dirimu dan mentari aku berseru pada-Nya Antara keinginan untuk mencintai dan kebebasan aku berdoa Sayang … aku masih tertidur walau mataku mendelik tajam keawang-awang Aku masih bermimpi disaat ku sadar aku telah berdiri Aku masih mengigau disaat aku sedang menulis Aku masih berharap disaat harapan itu mungkin telah pergi Sayang … disini bersama kesendirianku Aku ingin mencari secuil asa dan ingin kuharubirukan dunia ini Dengan cinta dan sentu...
Tulisan tentang gadgets olahraga wisata kuliner.